Rabu, 16 Juni 2010


Langkah Sederhana Mencegah Masuk Angin


Meski istilah masuk angin tidak dikenal di dunia medis, namun gangguan tubuh yang satu ini kerap datang dan mengganggu aktivitas. Perasaan tidak nyaman disertai kembung, mual, muntah, perut melilit, sukar bersendawa, atau gangguan buang air besar adalah gejala yang umum dirasakan ketika masuk angin.

Sebagai tindak pencegahan agar terhindar dari semua keluhan tersebut, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu :

  1. Memenuhi pola makan empat sehat lima sempurna agar kebutuhan tubuh akan zat-zat penting seperti gizi dan vitamin dapat terpenuhi. Yang penting adalah tidak menunda makan, bila sudah waktunya segeralah beranjak mengisi perut. Bila perlu Anda juga bisa mengonsumsi suplemen atau multivitamin yang cocok.
  2. Lakukan gerak tubuh atau olahraga secara rutin, tak perlu melakukan olahraga berat atau memakan banyak biaya. Jogging, jalan kaki selama beberapa menit atau lompat tali pun sudah dirasa cukup asal dilakukan secara berkala.
  3. Gunakan waktu istirahat atau waktu tidur semaksimal mungkin agar kebugaran tubuh dapat terjaga. Bagi orang dewasa waktu tidur yang cukup paling tidak tujuh sampai delapan jam sehari. Selain tubuh menjadi lemas, istirahat yang kurang tentu akan membuat daya tahan tubuh menurun.
  4. Usahakan untuk tidak berlama-lama berada di tempat yang terkena hembusan angin langsung seperti di depan kipas, pendingin ruangan atau di dekat jendela mobil yang terbuka. Gunakan jaket jika Anda memang harus berada di tempat itu.
  5. Gunakanlah payung atau jaket anti air saat hujan, jangan pernah membiarkan tubuh basah terkena air untuk waktu yang lama. Segera minum cairan hangat seperti telur atau jahe agar tubuh kembali hangat.
  6. Bagi Anda yang naik motor, gunakan jaket yang cukup tebal untuk menahan angin, atau bisa juga menggunakan pelindung dada yang banyak dijual di pasaran.
  7. Terakhir jika hendak bepergian jauh pastikan tubuh Anda selalu hangat, langkah ini bisa dilakukan dengan menggunakan jaket atau menempelkan koyo pada bagian dada dan perut.

Sumber: http://www.depkes.go.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar